Balikpapan, 8 Juni 2025 – Sebuah momentum penting kembali terukir dalam perjalanan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Balikpapan. Pada hari Minggu, tanggal 8 Juni 2025, sebanyak 181 calon warga PSHT dari berbagai ranting se-Balikpapan mengikuti kegiatan Pendadaran yang bertempat di halaman parkir STT Migas Balikpapan. Suasana pagi yang cerah menjadi saksi semangat luar biasa para siswa yang sedang menapaki tahapan akhir menuju pengesahan sebagai Warga PSHT.
Pendadaran: Ujian Lahir dan Batin Menuju Jati Diri Sejati
Pendadaran merupakan prosesi sakral dalam tradisi PSHT. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengujian fisik, namun lebih dari itu, juga merupakan ujian mental, karakter, dan pemahaman nilai-nilai luhur ajaran Setia Hati. Materi yang diujikan pada kegiatan ini mencakup ujian tertulis tentang pengetahuan Ke-SH-an, serta uji fisik dan mental seperti senam, jurus, sparing/sambung, ketahanan fisik, dan disiplin.
Seluruh rangkaian ujian dirancang untuk mengukur kesiapan dan kesungguhan para calon warga dalam mengemban amanah sebagai bagian dari keluarga besar PSHT. Bukan hanya teknik beladiri yang diuji, tetapi juga sikap, keuletan, dan loyalitas terhadap nilai-nilai persaudaraan, kejujuran, dan ketulusan.
Pesan dari Panitia dan Sesepuh: Bukan Sekadar Lulus, Tapi Menjadi Manusia yang Sempurna
Mewakili panitia pelaksana, Kangmas Ricky Widyasarandi memberikan motivasi dan nasihat kepada para calon warga agar tetap menjaga semangat serta kondisi tubuh selama menjalani prosesi ini.
"Pesan-pesan untuk adik-adik calon warga PSHT 2025, tetap semangat, jaga kondisi badan, dan selalu mengikuti setiap prosesi yang ada dengan sungguh-sungguh. Semoga semua diberikan kelancaran dan nantinya menjadi manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah," ucap beliau dengan penuh harap.
Senada dengan hal itu, Kangmas Danang Suparman, salah satu sesepuh sekaligus warga senior PSHT Balikpapan, juga turut memberikan pesan mendalam yang mencerminkan nilai inti dari ajaran SH Terate.
"Pendadaran ini adalah Uji Kelayakan. Hari ini kalian diuji fisik, mental, dan ketahanan sebelum dinyatakan sah sebagai warga PSHT. Harapan kami, para Kangmas di Balikpapan, semoga adik-adik semua bisa terus menjaga rasa guyub rukun, semakin solid, dan mengutamakan persaudaraan sejati. Jangan lupakan olahraga, ibadah, berbakti kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, kepada orang tua, serta menghormati seluruh sedulur warga PSHT di mana pun berada. Itu harapan kami ke depan. Terima kasih," pesan beliau dengan penuh kehangatan dan makna.
Penutupan yang Penuh Kekhidmatan dan Haru
Rangkaian prosesi Pendadaran berlangsung dengan lancar hingga menjelang sore hari. Suasana penuh keakraban dan persaudaraan semakin terasa ketika acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan bersalaman antara calon warga, para sesepuh, serta seluruh warga PSHT Balikpapan yang hadir. Kebersamaan ini menjadi wujud nyata dari semboyan PSHT: “Memayu Hayuning Bawono” — mengusahakan keselamatan dan kedamaian dunia.
Momentum ini tidak hanya menjadi langkah awal bagi calon warga menuju pengesahan, namun juga sebagai pengingat bahwa menjadi warga PSHT bukanlah sekadar status, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk terus memperbaiki diri, menebar kebaikan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Persaudaraan Setia Hati Terate.
Selamat kepada seluruh calon warga PSHT Balikpapan 2025. Semoga diberi kelancaran hingga prosesi pengesahan dan menjadi insan berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai persaudaraan di atas segalanya.